Aku bukanlah embun pagi yang ada ketika kamu
Membuka jendela kamar dikala pagi
Aku bukanlah lagu penuntun tidurmu
dikala kamu mulai terlelap dan tidur
Tapi kenyataannya apa ?
kamu liat Aku sekarang?
Aku bagaikan daun yang terhempas angin
tanpa tahu kemana arah dan tujuan aku pergi
Biarkanlah aku pergi jauh
meniggalkan semua kenangan tentang dirimu
walaupun itu aku tidak akan lupa
akan dirimu dan semua kenangan yang kau berikan
aku harap kemana sajaku pergi
kamu akan ingat slalu ingat setiap kata, ucapan
dan tentang semuanya yang pernah keluar dari bibirku
dan semua hal dan sikapku terhadapmu semata-mata
karena aku sangat sayang dan cinta kepadamu .
Dia dan cintanya….
Aku dan cintaku…
Aku mencintainya dan aku lelah..
Sedikit nakal aku bermain dalam kejenuhanku
Mencoba meramba pelan mencari sesuatu yang baru..
Sesuatu yang membuatku menenggelamkan bosanku…
Jika seperti ini, siapa yang bersalah..???
Aku dan kelelahanku, atau dia yang membuatku lelah…???
Aku dan kejenuhanku ataukah dia yang membuatku jenuh…???
Aku sakit namun tak mampu berpaling…
Aku lelah namun tak sanggup tuk pergi…
Aku terluka namun aku mencinta..
Mencinta pada dia…
Kekasih jiwa yang membuatku lelah…
Aku dan cintaku…
Aku mencintainya dan aku lelah..
Sedikit nakal aku bermain dalam kejenuhanku
Mencoba meramba pelan mencari sesuatu yang baru..
Sesuatu yang membuatku menenggelamkan bosanku…
Jika seperti ini, siapa yang bersalah..???
Aku dan kelelahanku, atau dia yang membuatku lelah…???
Aku dan kejenuhanku ataukah dia yang membuatku jenuh…???
Aku sakit namun tak mampu berpaling…
Aku lelah namun tak sanggup tuk pergi…
Aku terluka namun aku mencinta..
Mencinta pada dia…
Kekasih jiwa yang membuatku lelah…
| ||
| |
| Pengarang: Chloe Terbangun dari mimpi dengan dada bergemuruh lusuh. Terperangah dan harus kecewa. Tidak akan ada waktu yang tepat untuk hal yang tidak enak. Bagi aku, dia. Ada sesuatu dan kau biarkan aku beku. Sampai kapan aku menunggu, atau aku yang harus berlalu. | ||||
| ||||
| | ||||
| Pengarang: Anonim Rasa cemburu ini, tiba-tiba muncul di saat aku menyaksikan langsung kau di rangkul oleh orang laen selain aku, Aku tak mampu berbuat apa-apa, Aku tak mampu mencegahnya, Aku sadar, aku bukanlah kekasihmu, Yang pantas mengurusi masalah pribadimu, Meskipun aku sangat mencintaimu, Namun, Rasa cintaku ini, tak mampu aku luapkan kepadamu,, Biarlah, aku sendiri yang merasakan semua ini, Biarlah,, rasa cintaku padamu aku pendam di dada ini, Dan rasa cemburu yang begitu besar ini, Biarlah menghiasi dan berlalu dengan sendiri… |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar